Berapa Lama Sampah Non Organic Bisa Dihancurkan Oleh Alam?

Sampah Non Organic

Indonesia dengan jumlah penduduk hingga 225 juta setiap hari menghasilkan sampah baik organik maupun anorganik dengan perbandingan jumlah hampir sama. Permasalahan utama adalah kesadaran masyarakat akan membuang dan memproses serta memilah sampah masih sangat rendah dengan didukung sistem pengelolaan sampah yang masih buruk.

Jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari di Indonesia hingga mencapai 11,330 ton per hari. Jika diambil rata-rata maka setiap orang menghasilkan sampah sebesar 0.050 Kg per hari. Jika jumlah sampah itu dihasilkan dalam hitungan hari tinggal dikalikan dengan tahun, maka sampah yang dihasilkan hingga mencapai 4.078.800 ton. Coba anda bayangkan saja, berapa lama sampah non organic bisa dihancurkan oleh alam?

Agar alam bisa menguraikan atau menghancurkan sampah anorganik diperlukan waktu yang lama, coba lihat data di bawah ini:

  • plastik diperlukan waktu 50 – 100 tahun untuk terurai
  • puntung rokok 10 tahun
  • kaleng soft drink (alumunium) 80 – 100 tahun
  • kardus 5 bulan
  • kulit jeruk 6 bulan
  • kulit sepatu 25 – 40 tahun
  • kertas 2 – 5 bulan, baterai 100 tahun
  • sterofoam tidak dapat diuraikan
  • almunium 80 – 100 tahun
  • plastik (bungkus detergen dll) 50 – 80 tahun
  • kantung plastik (tas kresek) diperlukan waktu 10 hingga 20 tahun untuk hancur.

 

Apa jadinya lingkungan atau bumi kita ini kalau setiap orang membuang sampah sembarangan, pasti akan jadi planet sampah. Plastik saja baru bisa hancur setelah 50 sampai 100 tahun, yang lebih mengerikan lagi ternyata strefoam tidak bisa hancur.

Mengerikan sekali ya sob..kalau kita terus buang sampah sembarangan, lama – lama negara kita bisa terendam sampahhhh!!! Tingkatkan kesadaran kita untuk cinta lingkungan yuk sobatridi. (red)

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *