Mengenal Gas Metana Sebagai Sumber Energi Baru

Tridinamika –  Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki potensi besar dalam penciptaan energi baru khususnya yang bersumber dari pemanfaatan gas metana. Terdapat sekitar kurang lebih 495 lokasi yang berpotensi sebagai LFGTE (Landfill Gas To Energy) sebesar 660MW. Gas metana bisa menjadi salah satu sumber energi baru karena memiliki beberapa potensi yang sangat bermanfaat.

Berikut adalah beberapa contoh potensi energi alternatif berbasis gas metana yang dapat dimanfaatkan antara lain:

  • Limbah organik pertanian diproses secara anaerobik
  • Limbah organik perkebunan diproses secara anaerobik
  • Kerukan lumpur sungai tercemar sampah padat dikawasan perkotaan
  • Lumpur dari sistem pengolah air limbah

 

Proses anaerobik adalah proses dimana pemecahan bahan-bahan organis oleh bakteri dalam keadaan tanpa oksigen yang menghasilkan gas metana. Untuk proses LFGTE sendiri, gas metana harus diukur sesuai dengan kadarnya sebelum masuk ke dalam pembangkit itu sendiri. Pengukuran gas metana dapat dilakukan dengan menggunakan Biogas Analyzer atau Landfill Gas Analyser, yaitu suatu instrument alat ukur untuk mengetahui berapa kadar gas metana murni.

Mengenal Gas Metana Sebagai Sumber Energi BaruGas metana yang dihasilkan oleh timbunan sampah termasuk dalam golongan gas rumah kaca yang memiliki nilai global warming potential 21 kali lebih kuat dibanding karbondioksida (CO2). Hal ini secara langsung mengindikasikan bahwa sampah adalah salah satu penyumbang global warming terbesar mengingat lebih dari 64% gas yang dihasilkan oleh sampah biasanya adalah gas metana. (red)

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *